<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Theater of Dreams</title>
	<atom:link href="http://www.nazieb.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nazieb.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 03:44:59 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>This is My December</title>
		<link>http://www.nazieb.com/426/this-is-my-december/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/426/this-is-my-december/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 03:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[blogs]]></category>

		<category><![CDATA[birthday]]></category>

		<category><![CDATA[christmas]]></category>

		<category><![CDATA[december]]></category>

		<category><![CDATA[natal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nazieb.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Astaga.. tak terasa Desember sudah mendekati ujungnya, dan saya nyaris tidak menyentuh blog ini selama bulan ini&#8230; (lirik list Archive). Gara-gara kemalasan itu, saya jadi lupa kalau Desember ini bulan istimewa saya. Ya, selain datangnya hari itu, ternyata pada bulan Desember pula blog saya ini lahir, tepatnya pada tanggal 13 yang lalu. Pada hari itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Astaga.. tak terasa Desember sudah mendekati ujungnya, dan saya nyaris tidak menyentuh blog ini selama bulan ini&#8230; (lirik list Archive). Gara-gara <a href="http://www.nazieb.com/422/pertamax-yang-kian-mendunia-dan-kemalasan/" target="_blank">kemalasan</a> itu, saya jadi lupa kalau Desember ini bulan istimewa saya. Ya, selain datangnya <a href="http://www.nazieb.com/417/just-another-iteration/" target="_blank">hari itu</a>, ternyata pada bulan Desember pula blog saya ini lahir, tepatnya pada tanggal 13 yang lalu. Pada hari itu setahun yang lalu, saya <a href="http://www.nazieb.com/3/pindahan/" target="_blank">posting</a> untuk pertama kalinya di sini. Dan saya lupa (doh)</p>
<p>Ya sudah, berhubung saya punya <a href="http://www.erepublik.com/en/company/riff-farm-181244" target="_blank">perusahaan</a> untuk diurus, saya tidak bisa berlama-lama.. Saya mengucapkan selamat Natal semuanya&#8230; <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/426/this-is-my-december/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pertamax yang Kian Mendunia dan Kemalasan</title>
		<link>http://www.nazieb.com/422/pertamax-yang-kian-mendunia-dan-kemalasan/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/422/pertamax-yang-kian-mendunia-dan-kemalasan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 13:12:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[game]]></category>

		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<category><![CDATA[amerika]]></category>

		<category><![CDATA[erepublik]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[perang]]></category>

		<category><![CDATA[pertamax]]></category>

		<category><![CDATA[second life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nazieb.com/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[Fenomena &#8216;Pertamaxx&#8217; di dunia blog mungkin memang sudah jarang terdengar lagi. Para bloger semakin beradab dan semakin tahu cara berkomentar yang baik di postingan orang lain. Tapi siapa yang tahu, bahwa di satu sisi dunia maya yang lain, fenomena ini malah semakin membuat nama negeri kita menjadi tenar. Ya, siapa di antara Anda yang tahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fenomena &#8216;Pertamaxx&#8217; di dunia blog mungkin memang sudah jarang terdengar lagi. Para bloger semakin beradab dan semakin tahu cara berkomentar yang baik di postingan orang lain. Tapi siapa yang tahu, bahwa di satu sisi dunia maya yang lain, fenomena ini malah semakin membuat nama negeri kita menjadi tenar. Ya, siapa di antara Anda yang tahu game browser <a href="http://www.erepublik.com/" target="_blank">Erepublik</a>? Erepublik adalah game browser yang menawarkan permainan <em>second-life</em>, di mana kita seolah menjadi diri kita sendiri di sebuah dunia lain, yang merupakan cerminan dari dunia nyata saat ini. Di dunia tersebut terdapat negara-negara dan wilayah yang sama dengan dunia nyata, ada <a href="http://wiki.erepublik.com/index.php/Indonesia" target="_blank">Indonesia</a>, <a href="http://wiki.erepublik.com/index.php/USA" target="_blank">Amerika</a>, <a href="http://wiki.erepublik.com/index.php/UK" target="_blank">Inggris</a> dan lain-lain, dan kita bisa melakukan hal-hal yang mungkin tidak bisa kita lakukan di dunia nyata. Kita bisa jadi presiden, anggota dewan, direktur, atau bahkan pahlawan perang.</p>
<p>Nah, di dalam game ini, Indonesia adalah salah satu negara yang paling terkenal. Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di sana. Indonesia juga adalah salah satu negara yang armada perangnya (ABeRI, Angkatan Bersenjata eRepublik Indonesia) paling ditakuti di dunia. <a href="http://wiki.erepublik.com/index.php/Australia" target="_blank">Australia</a> hampir saja terhapus dari peta dunia karena seluruh wilayahnya sudah <a href="http://wiki.erepublik.com/index.php/Indonesia-Australia_War" target="_blank">ditaklukkan</a> tentara-tentara ABeRI. Negara-negara anggota pakta pertahanan terbesar di dunia sana, <a href="http://wiki.erepublik.com/index.php/PEACE_Global_Community" target="_blank">PEACE</a>, selalu meminta bantuan ke Indonesia bila diserbu musuhnya, pakta pertahanan lain yaitu <a href="http://wiki.erepublik.com/index.php/ATLANTIS" target="_blank">ATLANTIS</a> yang dibekingi Amerika dan Inggris.</p>
<p>Tidak hanya itu, Indonesia juga dikenal karena ulah para warga negaranya yang selalu menulis kata-kata &#8220;Pertamaxx!!&#8221; (dan kroni-kroninya itu) di setiap kolom komentar artikel koran di sana, baik koran dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini kemudian banyak ditiru warga negara asing (presiden saat itu menganggap hal ini sebagai kemajuan kebudayaan Indonesia), tapi tak sedikit pula yang geram karena artikelnya dikomentari sampah. Puncaknya adalah ketika sang administrator, yang asli Rumania menulis <a href="http://www.erepublik.com/en/article/what-s-new-in-erepublik-710239/1" target="_blank">artikel resmi</a>, ia menambahkan satu baris di bagian bawah</p>
<blockquote><p>&#8221;Pertamaxx&#8217; comments to this article will be deleted. <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>Dasar orang Indonesia, masih ada saja yang mencoba menulis, dan si admin mengeluarkan jurus ampuhnya tanpa ampun, si orang Indonesia itu di-ban. <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lalu apa hubungannya dengan kemalasan?</p>
<p>Ya, gara-gara diberi tahu game itu oleh <a href="http://gunawanrudy.com/" target="_blank">orang ini</a>, saya jadi semakin jarang mengupdate blog, terlalu asyik menjadi diri yang lain di sana (di sana saya punya <a href="http://www.erepublik.com/en/company/riff-farm-181244" target="_blank">perusahaan</a> lho.. <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> ). Jadi mohon maaf kalau belum sempat berkunjung ke blog Anda, segera setelah saya bosan (kapan??) saya pasti akan aktif ngeblog dan blogwalking kembali. Atau Anda mau ikut bergabung di <a href="http://eindonesia.wordpress.com/" target="_blank">eIndonesia</a>?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/422/pertamax-yang-kian-mendunia-dan-kemalasan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>TransJakarta vs MetroMini / Kopaja</title>
		<link>http://www.nazieb.com/419/transjakarta-vs-metromini-kopaja/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/419/transjakarta-vs-metromini-kopaja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 11:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[miscellanous]]></category>

		<category><![CDATA[bus]]></category>

		<category><![CDATA[jakarta]]></category>

		<category><![CDATA[kopaja]]></category>

		<category><![CDATA[metromini]]></category>

		<category><![CDATA[transjakarta]]></category>

		<category><![CDATA[transportasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nazieb.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tak kenal TransJakarta? Sistem transportasi umum terobosan Pemda DKI yang memiliki jalur tersendiri (yang kemudian memunculkan kekeliruan penyebutan armada bis ini menjadi Busway) ini seolah sudah menjadi salah satu ciri khas ibukota. &#8220;Belum lengkap kalau ke Jakarta tapi tidak ke Monas dan naik Busway&#8221;, begitu kelakar yang saya pernah dengar dari seorang teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa yang tak kenal TransJakarta? Sistem transportasi umum terobosan Pemda DKI yang memiliki jalur tersendiri (yang kemudian memunculkan <a href="http://www.nazieb.com/172/negeri-salah-kaprah/" target="_blank">kekeliruan</a> penyebutan armada bis ini menjadi Busway) ini seolah sudah menjadi salah satu ciri khas ibukota. &#8220;Belum lengkap kalau ke Jakarta tapi tidak ke Monas dan naik Busway&#8221;, begitu kelakar yang saya pernah dengar dari seorang teman yang sempat berkunjung ke Jakarta.</p>
<p>Lalu MetroMini dan Kopaja? Bagi yang sudah cukup lama tinggal di Jakarta pasti sudah paham dengan duet maut raja jalanan ini. Bus-bus kota yang &#8220;diproduksi&#8221; dua perusahaan tersebut memang cukup dikenal dengan tingkah sopirnya yang ugal-ugalan, dan suka berhenti semaunya sendiri, bahkan di tengah jalan.</p>
<p>Membandingkan TransJakarta dengan MetroMini / Kopaja hampir sama seperti membandingkan surga dan neraka. Salah satu pihak adalah sebuah proyek prestise yang mendapat support penuh dari pemerintah, serta identik dengan hal-hal mewah dan fasilitas-fasilitas yang sungguh nyaman. Jalur tersendiri, AC, <a title="Bahan Bakar Gas">BBG</a>, halte-halte yang telah diatur sehingga penumpang tidak bisa naik atau turun seenaknya, suara cewek dingin yang menyebutkan pemberhentian selanjutnya serta sopir berdasi dan berkacamata hitam jelas menggambarkan TransJakarta seperti sebuah &#8220;kehidupan beradab&#8221;. Tak seperti pihak yang lain, yang identik dengan bus kumuh dan kotor, penuh corat-coret, cara mengemudi ugal-ugalan, panas, pengamen, pengemis, tukang minta sumbangan masjid, teriakan kondektur serta ketukan nyaring di kaca jendela. Tampak sangat biadab dan barbar.</p>
<p>Tapi tak selamanya TransJakarta yang modern itu dianggap selalu lebih unggul dengan MetroMini &amp; Kopaja yang primitif. Berikut beberapa review saya tentang TransJakarta dan MetroMini / Kopaja:</p>
<p>- TransJakarta, sebagai anak emas Pemprov, tentu akan berusaha menampakkan wajah baik dan penurut. Lihat saja, mereka selalu mengalah bila ada kendaraan lain melintas di jalurnya. Bus-bus TransJakarta juga hampir tidak pernah terlihat melaju dengan kecepatan tinggi, paling-paling kecepatan standar 60 - 70 kmph. Tapi justru di situ bisa menjadi blunder, mereka akan patuh sepatuhnya pada peraturan, tak peduli apakah sedang macet dan sedang ada penumpang di dalamnya yang sudah deg-degan karena akan tertinggal kereta atau sejenisnya. Ini Jakarta Bung! Jakarta itu keras, hanya yang berani ambil resiko yang bisa mencapai tujuannya <span style="text-decoration: line-through;">dan tepat waktu</span>. Bandingkan dengan MetroMini atau Kopaja itu, yang dengan beraninya menembus kerumunan mobil-mobil pribadi yang ber-merk tapi terlalu pengecut itu. Jakarta tidak akan terlalu macet bagi mereka.</p>
<p>- Pangaturan halte, memang bisa jadi merupakan sebuah solusi ketika transportasi-transportasi primitif selalu dikeluhkan sebab tidak menggunakan halte pinggir jalannya dengan sebaik-baiknya dan malah suka berhenti sewaktu-waktu di sembarang tempat. Tapi lagi-lagi, ini bisa jadi merupakan bumerang, ketika para calon penumpang datang berduyun-duyun ke satu halte dan saling berdesak-desakan seperti <a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/09/tgl/14/time/104946/idnews/675174/idkanal/10" target="_blank">sarden</a>. Apalagi di sebagian besar halte masih belum terpasangi sistem AC yang layak. Tidak seperti saat kita hendak naik MetroMini / Kopaja, bisa saja kita menunggu di bawah naungan pohon rindang, tidak terbatas pada satu tempat tertentu.</p>
<p><a href="http://www.panyingkul.com/gambar/busway"><img class="aligncenter" title="Busway queue" src="http://www.panyingkul.com/gambar/busway" alt="" width="405" height="270" /></a></p>
<p>- Kedua hal di atas, akan semakin diperparah dengan terbatasnya armada bus, terutama untuk koridor-koridor tertentu. Sudah armadanya terbatas, di jalan selalu terhambat kendaraan lain, dengan antrian menumpuk yang tidak hanya ada di halte Anda, bisa dipastikan Anda akan semakin lama tersiksa menunggu bus TransJakarta datang. Berbeda dengan bila Anda menunggu MetroMini / Kopaja, bila Anda merasa penumpang lain terlalu banyak, Anda bisa pindah ke tempat lain, tanpa harus takut dipungut biaya.</p>
<p>Jadi pesan moral postingan ini: &#8220;Jangan pernah naik TransJakarta bila Anda sedang terburu-buru&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/419/transjakarta-vs-metromini-kopaja/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Just Another Iteration</title>
		<link>http://www.nazieb.com/417/just-another-iteration/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/417/just-another-iteration/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 17:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[my life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nazieb.com/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[Ah, hari ini akhirnya datang juga. Sebuah penggenapan atas semakin berkurangnya jatah nafas saya di dunia ini. Meski tidak ada perubahan berarti semenjak penggenapan sebelumnya, kecuali dalam beberapa hal sepele, setidaknya penggenapan kali ini patut diingat, sebab today is the first day of my last year for being a teenager. Pada penggenapan berikutnya, jika saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ah, hari ini akhirnya datang juga. Sebuah penggenapan atas semakin berkurangnya jatah nafas saya di dunia ini. Meski tidak ada perubahan berarti semenjak penggenapan sebelumnya, kecuali dalam beberapa hal sepele, setidaknya penggenapan kali ini patut diingat, sebab today is the first day of my last year for being a teenager. Pada penggenapan berikutnya, jika saya masih ada, dapat dipastikan akan ada perubahan signifikan dalam data saya. Digit pertama pada salah satu kolomnya akan berupa angka &#8220;2&#8243;, tidak lagi &#8220;1&#8243; seperti satu dekade terakhir.</p>
<p>Begitulah, dan bila ada doa yang ingin, atau harus, diucapkan pada hari ini, maka doa itu adalah, semoga ini bukan yang terakhir.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/417/just-another-iteration/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan Pemilu</title>
		<link>http://www.nazieb.com/413/memanfaatkan-pemilu/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/413/memanfaatkan-pemilu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 05:50:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[politic]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[KPU]]></category>

		<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<category><![CDATA[pilkada]]></category>

		<category><![CDATA[sembako]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nazieb.com/?p=413</guid>
		<description><![CDATA[Kata siapa Pemilu sudah tidak berguna lagi bagi masa depan negara kita? Pemilihan Umum yang katanya mulai tidak digemari masyarakat itu, ternyata mempunyai potensi untuk mengurangi jumlah kemiskinan, serta mempersempit jurang perbedaan si kaya dan miskin. Tentu saja, dengan sedikit perubahan. Caranya adalah, kurangi masa jabatan para pejabat-pejabat itu. Jangan 5 tahun. Cukup dibikin 1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kata siapa Pemilu sudah tidak berguna lagi bagi masa depan negara kita? Pemilihan Umum yang katanya mulai tidak digemari masyarakat itu, ternyata mempunyai potensi untuk mengurangi jumlah kemiskinan, serta mempersempit jurang perbedaan si kaya dan miskin. Tentu saja, dengan sedikit perubahan. Caranya adalah, kurangi masa jabatan para pejabat-pejabat itu. Jangan 5 tahun. Cukup dibikin 1 tahun saja.</p>
<p>Kenapa begitu? Ya, sebab jika begitu, tentu saja, Pemilu, serta Pil-pil lainnya, akan diadakan setiap tahun. Kalau sudah begitu, ritual bagi-bagi kaos, duit dan sembako akan selalu ada setiap tahun. Tentu saja ini akan mempermudah pemerintah dalam masalah kesejahteraan rakyat, sebab rakyat sudah punya jaminan sembako setiap tahunnya. Para tukang sablon kaos pun dijamin akan kebanjiran order. Sejahtera-lah rakyat negeri kita.</p>
<p><em>Lah, kalau cuma setahun, bagaimana mereka bisa menjalankan program kerjanya?</em></p>
<p>Ah, diberi waktu 5 tahun pun hampir bisa dipastikan tidak akan ada program yang berjalan bukan? Jadi, buat apa negara menggaji besar seorang pengangguran selama 5 tahun? Buang-buang duit itu namanya. Lagipula dengan begini, bisa jadi tingkat kekayaan akan semakin merata, sebab semua orang punya kesempatan lebih besar untuk jadi petinggi.</p>
<p><em>Tapi, kalau Pemilu semakin sering, bukannya duit yang dikeluarkan KPU akan jadi semakin banyak?</em></p>
<p>Tidak juga. Buat saja Pemilunya sesederhana mungkin, manfaatkan teknologi yang sekarang semakin maju. Pakai saja cara yang sekarang ini sering dipakai, yaitu menggunakan SMS. KPU tinggal menggandeng operator-operator telepon seluler untuk menyediakan layanan ini. Murah, cepat, dan tidak ribet. Tidak perlu mengadakan acara pendataan macam-macam, yang malah rentan korupsi. Semua yang punya handphone boleh mengirim. Yang tidak punya bisa pinjam yang punya.</p>
<p><em>Lah, cara seperti itu kan rentan kecurangan?<br />
</em></p>
<p>Halah, pakai cara yang sekarang saja juga banyak yang curang bukan? Sama saja. Lagipula dengan cara ini, tidak ada calon yang bakal menggugat pihak yang menang dengan tuduhan kecurangan seandainya kalah. Sebab kalau kalah, tinggal tunggu satu tahun saja, kemudian bisa mencalonkan diri lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/413/memanfaatkan-pemilu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hosting Plugin di Wordpress Plugin Directory</title>
		<link>http://www.nazieb.com/313/hosting-plugin-di-wordpress-plugin-directory/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/313/hosting-plugin-di-wordpress-plugin-directory/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 11:11:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[blogs]]></category>

		<category><![CDATA[hobbies]]></category>

		<category><![CDATA[plugin]]></category>

		<category><![CDATA[project]]></category>

		<category><![CDATA[subversion]]></category>

		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nazieb.com/?p=313</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja, saya membuat sebuah plugin sederhana, yang berfungsi untuk menyortir jumlah komentar sebuah postingan. Dengan plugin tersebut, komentar-komentar Anda tidak akan ikut dihitung, sehingga jumlah yang muncul adalah benar-benar jumlah komentar pengunjung blog Anda. Berguna sekali untuk yang gemar membalas komentar, apalagi fitur tersebur disediakan tersendiri di Wordpress 2.7.
Seperti biasa, plugin tersebut saya buatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru saja, saya membuat sebuah <a href="http://wp-project.nazieb.com/plugins/comments-count-filter/" target="_blank">plugin sederhana</a>, yang berfungsi untuk menyortir jumlah komentar sebuah postingan. Dengan plugin tersebut, komentar-komentar Anda tidak akan ikut dihitung, sehingga jumlah yang muncul adalah benar-benar jumlah komentar pengunjung blog Anda. Berguna sekali untuk yang gemar membalas komentar, apalagi fitur tersebur disediakan tersendiri di <a href="http://www.caplang.net/2008/11/11/wordpress-27-beta-2/" target="_blank">Wordpress 2.7</a>.</p>
<p>Seperti biasa, plugin tersebut saya buatkan postingan tersendiri di blog <a href="http://wp-project.nazieb.com/" target="_blank">WP-Project</a> saya, tapi kemudian saya tergelitik untuk mencoba meng-upload plugin tersebut di <a title="Wordpress Plugin Directory" href="http://wordpress.org/extend/plugins/" target="_blank">Direktori Plugin Wordpress</a>. Setelah membaca petunjuk-petunjuknya, ternyata caranya cukup rumit. Pertama, Anda harus login terlebih dahulu, menggunakan username/password tersendiri. Kemudian Anda harus mengisi form informasi tentang plugin Anda. Data dari form ini nantinya akan dimoderasi oleh pihak Wordpress. Bila diterima, Anda akan menerima email konfirmasi. Di dalam email diterangkan bahwa di server Wordpress Direktori, si admin telah menambah sebuah folder khusus untuk plugin Anda.</p>
<p>Untuk mengakses folder tersebut, Anda harus menggunakan <a href="http://subversion.tigris.org/" target="_blank">subversion</a> client. Setelah itu, dengan menggunakan subversion client, upload file-file plugin Anda. Untuk langkah-langkah penggunaan subversion ini, bisa Anda baca di <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/about/svn/" target="_blank">sini</a>. Setelah selesai, tunggu 15 menit sampai ada update di Wordpress Plugin Directory. Setelah 15 menit, lihat di halaman profil Anda, dan plugin Anda pun akan ada di sana.</p>
<p>Dan, plugin saya pun sudah ada di <a title="Comments count filter plugin" href="http://wordpress.org/extend/plugins/comments-count-filter/" target="_blank">sana</a> <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/add/" target="_blank">petunjuk lengkap cara mengupload plugin.</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/313/hosting-plugin-di-wordpress-plugin-directory/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Tuhan Menciptakan Kita?</title>
		<link>http://www.nazieb.com/310/kenapa-tuhan-menciptakan-kita/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/310/kenapa-tuhan-menciptakan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 15:37:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[agama & tuhan]]></category>

		<category><![CDATA[game]]></category>

		<category><![CDATA[hamba]]></category>

		<category><![CDATA[ibadah]]></category>

		<category><![CDATA[simulasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nazieb.com/?p=310</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda membayangkan, bagaimana seandainya Anda tidak diciptakan oleh Tuhan? Tetap berada di Ketiadaan dan tidak dibebani oleh segala macam tetek bengek kehidupan.
Pernahkah Anda bertanya, buat apa sih, Tuhan repot-repot membuat segala kehidupan ini? Untuk beribadah pada-Nya? Toh, Dia sendiri mengaku kalau Dia tidak butuh semua itu. Tanpa kita beribadah pun, katanya Tuhan masih tetap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda membayangkan, bagaimana seandainya Anda tidak diciptakan oleh Tuhan? Tetap berada di Ketiadaan dan tidak dibebani oleh segala macam tetek bengek kehidupan.</p>
<p>Pernahkah Anda bertanya, buat apa sih, Tuhan repot-repot membuat segala kehidupan ini? Untuk beribadah pada-Nya? Toh, Dia sendiri mengaku kalau Dia tidak butuh semua itu. Tanpa kita beribadah pun, katanya Tuhan masih tetap Maha Segalanya. Kita juga tidak pernah meminta untuk diciptakan, dan dibuat menjalani kehidupan untuk merasakan segala pahit manisnya.</p>
<p>Lalu kenapa, Dia Yang Maha, tiba-tiba memaksa kita untuk Ada, menjejalkan kita ke dalam kehidupan, memberikan setumpuk aturan-aturan untuk kita laksanakan, menjanjikan akan memberi balasan yang baik bagi yang taat, dan mengancam dengan siksaan bagi yang ingkar? Apakah tidak lebih baik jika kita tetap Tiada, tanpa perlu repot-repot beribadah demi tidak disiksa dan demi mendapat nikmat tiada tara?</p>
<p>Secara ekstrim, tiba-tiba di pikiran saya ini, yang juga pemberian dari-Nya, yang kadang-kadang saya gunakan untuk berpikir sesuai perintahNya, muncul ide bahwa sebenarnya Tuhan itu memang sedang bosan. Jadi sebagai hiburan, dia pun memaksa kita yang semula Tiada untuk menjadi Ada dan menjadi hamba-hamba-Nya, menuruti segala macam omonganNya. Dia mungkin saja tengah tergelak ketika melihat ada orang-orang yang saling bertikai untuk mendapat pengakuan sebagai yang paling benar. Atau ketika ada orang merinding ketakutan ketika diceritakan tentang siksa-setelah-mati-yang-amat-sangat-pedih-sekali.</p>
<p>Mungkin saja Dia merasakan sensasi yang sama yang saya rasakan ketika sedang memainkan game simulasi &#8216;Sim City&#8217;. Saya merasakan ada kepuasan tersendiri ketika dengan egoisnya, tiba-tiba saya datangkan hujan meteor di kota yang sudah tertata rapi dan hidup dalam damai. Atau saat saya ciptakan banjir bandang dan kebakaran besar.</p>
<p>Dan Dia pasti tengah tertawa geli saat saya bingung mempertanyakan pada diri saya sendiri, &#8220;Kenapa sih Dia repot-repot menciptakan saya? Bagaimana seandainya saya tidak pernah ada? Pasti enak, tidak perlu repot-repot memikirkan kehidupan ini..&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/310/kenapa-tuhan-menciptakan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rebirth</title>
		<link>http://www.nazieb.com/292/rebirth/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/292/rebirth/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 14:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[woro-woro]]></category>

		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<category><![CDATA[domain]]></category>

		<category><![CDATA[hits]]></category>

		<category><![CDATA[ranking]]></category>

		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nazieb.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[Yak.. akhirnya blog saya berganti lagi. Dari yang multiple blogs menggunakan Wordpress MU, di mana saya bisa membuat subdomain sebanyak-banyaknya, menjadi single blog lagi menggunakan Wordpress biasa. Entah kenapa tiba-tiba berpikiran untuk mengganti lagi engine blog ini. Padahal sebenarnya agak berat juga, menghapus subblog-subblog yang sudah ber-page rank tinggi itu B-) cukup banyak itu.
Kalau dilihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yak.. akhirnya blog saya berganti lagi. Dari yang multiple blogs menggunakan Wordpress MU, di mana saya bisa membuat subdomain sebanyak-banyaknya, menjadi single blog lagi menggunakan Wordpress biasa. Entah kenapa tiba-tiba berpikiran untuk mengganti lagi engine blog ini. Padahal sebenarnya agak berat juga, menghapus subblog-subblog yang <span style="text-decoration: line-through;">sudah ber-page rank tinggi itu B-)</span> cukup banyak itu.</p>
<p>Kalau dilihat dari sisi komersil, cara lama saya itu memang cukup ampuh. Masalah yang sering dihadapi oleh orang yang memiliki banyak blog adalah, sub-blog yang lainnya biasanya jarang terupdate dan sepi pengunjung. Nah, kalau cara saya, justru blog utama yang tidak di update, sub-sub blog yang lainnya yang terus diupdate, tapi nantinya postingan-postingan di sub blog tersebut diposting lagi di blog utama menggunakan aggregator plugin. Sehingga ketika ada orang yang mengunjungi blog utama, kemudian membaca sebuah postingan, maka dia akan diarahkan ke sub blog asal postingan tersebut, dan voila! jumlah hits di blog utama dan blog-blog yang lain pun akan jadi sama rata. Ranking pun dipastikan tidak akan jauh beda.</p>
<p>Tapi&#8230; rasanya jadi aneh, seperti orang plin plan, sekarang posting di sini, besok posting di situ&#8230; Aneh. Mending begini sajalah..</p>
<p> <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>*maaf bagi yang Readernya kebanjiran.. ^:)^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/292/rebirth/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Assassin&#8217;s Creed: A Little Bit Dissappointing</title>
		<link>http://www.nazieb.com/276/assassins-creed-a-little-bit-dissappointing/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/276/assassins-creed-a-little-bit-dissappointing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 08:26:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[game]]></category>

		<category><![CDATA[assassin]]></category>

		<category><![CDATA[crusade]]></category>

		<category><![CDATA[crusader]]></category>

		<category><![CDATA[free form fighting]]></category>

		<category><![CDATA[jerusalem]]></category>

		<category><![CDATA[perang salib]]></category>

		<category><![CDATA[richard lionheart]]></category>

		<category><![CDATA[saladin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nazieb.wordpress.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Game ini, sebagian besar bercerita tentang Altair, seorang assassin di masa Perang Salib, ketika Raja Inggris Richard si Hati Singa, menyusun pasukan untuk merebut kembali Jerussalem dari Saladin. Karena melakukan sebuah kesalahan, Altair mendapat perintah dari sang Mualim, untuk membunuh tokoh-tokoh penting di kota Damaskus, Acre, dan Jerusalem yang berkomplot untuk mengobarkan perang.
Saya sudah lama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 266px"><img title="Assassins Creed" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/5/52/Assassin%27s_Creed.jpg/256px-Assassin%27s_Creed.jpg" alt="Assassins Creed" width="256" height="326" /><p class="wp-caption-text">Assassin&#39;s Creed</p></div>
<p>Game ini, sebagian besar bercerita tentang Altair, seorang assassin di masa Perang Salib, ketika Raja Inggris Richard si Hati Singa, menyusun pasukan untuk merebut kembali Jerussalem dari Saladin. Karena melakukan sebuah kesalahan, Altair mendapat perintah dari sang Mualim, untuk membunuh tokoh-tokoh penting di kota Damaskus, Acre, dan Jerusalem yang berkomplot untuk mengobarkan perang.</p>
<p><span id="more-276"></span>Saya sudah lama mengincar game ini. Sebab dari cover yang menggambarkan karakter utamanya, saya sudah menduga bahwa game ini tidak akan jauh berbeda dengan game sebelumnya, yang dari produsen yang sama, yaitu Prince of Persia. Dan ternyata memang benar. Dari wikipedia saya tahu bahwa game ini dibikin menggunakan engine yang sama dengan PoP.</p>
<p>Ya, saya memang penggemar berat game Prince of Persia, terutama trilogi Sands of Time-nya, khususnya lagi untuk dua seri terakhir. Sebab selain memiliki plot cerita yang menarik, game ini juga memiliki fitur yang keren, yaitu FFF alias Free Form Fighting. Dalam bahasa mudahnya, FFF adalah sistem yang memungkinkan karakter utama untuk membunuh musuh dengan cara apapun. Bisa dipenggal, disayat, atau dilempar dari ketinggian. Dan efek grafisnya benar-benar wah.</p>
<p>Begitu pula dengan Assassin&#8217;s Creed ini. Fitur FFF-nya memang masih terasa, meski sedikit berbeda dengan PoP. Tetapi dengan adanya gaya membunuh baru ala assassin, seperti penggunaan hidden blade, game ini terasa punya tingkat kesadisan sendiri. Dan itu bagus. <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saat memainkan game ini, rasa-rasanya adrenalin saya juga ikut terpacu. Bagaimana rasanya deg-degan mengendap-endap mendekati target pembunuhan, berusaha untuk tidak menarik perhatian penjaga, kemudian saat target lengah, menusuk sang target dengan cara yang sewajar mungkin agar para penjaga tidak menyadari bahwa sang target telah mati. Juga bagaimana rasanya bila dikejar-kejar seluruh penjaga di kota saat ketahuan, berusaha menghilang dan menyamar di kerumunan, atau mencari tempat persembunyian. Begh, ditambah dengan <a title="Access the Animus, the OST" href="http://www.youtube.com/watch?v=IPxw8kilB-I" target="_blank">efek sound</a> yang benar-benar mendebarkan, pengalaman main game ini masih terasa bagi saya.</p>
<p>Tapi&#8230;</p>
<p>Ada satu hal yang saya rasa sedikit mengecewakan dari game ini, yaitu bahwa game ini sangat cepat sekali untuk ditamatkan! Tamat yang dimaksud adalah menyelesaikan cerita utama dalam game, tidak termasuk optional objective-nya. Masak hanya ada 10 level di game ini? Itupun masing-masing level hampir sama misinya, yaitu membunuh seorang penting, hanya berbeda urutan dan caranya saja.</p>
<p>Memang sih, tingkat kesulitan untuk meng-assassinate tiap target dalam tiap level selalu bertambah, tapi tetap saja, rasanya kok ya tidak jauh berbeda. Begitu pula dengan endingnya, ugh, sangat <em>nggatung</em> dan tidak memuaskan.</p>
<p>Overall, game ini sangat mengesankan dari segi <em>game experience</em>, tapi dari segi cerita, err.. sedikit mengecewakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/276/assassins-creed-a-little-bit-dissappointing/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Brisingr</title>
		<link>http://www.nazieb.com/281/brisingr/</link>
		<comments>http://www.nazieb.com/281/brisingr/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 18:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[book]]></category>

		<category><![CDATA[christopher paolini]]></category>

		<category><![CDATA[eldest]]></category>

		<category><![CDATA[eragon]]></category>

		<category><![CDATA[inheritance]]></category>

		<category><![CDATA[naga]]></category>

		<category><![CDATA[saphira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nazieb.wordpress.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang mungkin belum tahu, bahwasanya buku ketiga dari Tetralogi Inheritance (Warisan) karangan Christopher Paolini kini telah terbit, untuk versi bahasa Inggris tentunya. Ya, tetralogi. Inheritance memang awalnya direncanakan untuk menjadi trilogi, tapi Paolini merasa buku ketiga akan jadi sangat panjang bila seluruh akhir cerita ditulis di situ. Makanya cerita ini dibuat menjadi 4 bagian.
Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Brisingr"><img title="Brisingr" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/7/70/Brisingr_book_cover.png/200px-Brisingr_book_cover.png" alt="Brisingr" width="200" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Brisingr</p></div>
<p>Bagi yang mungkin belum tahu, bahwasanya buku ketiga dari Tetralogi <em>Inheritance</em> (Warisan) karangan Christopher Paolini kini telah terbit, untuk versi bahasa Inggris tentunya. Ya, tetralogi. Inheritance memang awalnya direncanakan untuk menjadi trilogi, tapi Paolini merasa buku ketiga akan jadi sangat panjang bila seluruh akhir cerita ditulis di situ. Makanya cerita ini dibuat menjadi 4 bagian.</p>
<p>Dan &#8220;<em>Brisingr: The Seven Promises of Eragon Shadeslayer and Saphira Bjartskular</em>&#8221; inilah, yang mungkin merupakan edisi paling ditunggu para penggemar novel karya Paolini. Maklum, jarak antara penerbitan buku ini dengan buku keduanya cukup jauh, sekitar 3 tahun. <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> Entah berapa lama lagi baru akan ada versi Indonesianya.</p>
<p><span id="more-281"></span>Bagi yang sealiran dengan saya, mungkin buku ini akan menjadi pelipur lara setelah kecewa sekecewa-kecewanya dengan film <em>Eragon</em>, yang <a href="http://nazieb.dagdigdug.com/versi-buku-vs-versi-film/" target="_blank">diangkat dari buku</a> pertama. Benar-benar&#8230; hancur! <img src='http://www.nazieb.com/wp-includes/images/smilies/icon_evil.gif' alt=':evil:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mungkin, menurut pemikiran saya, si pengarang sengaja menunda penerbitan buku ketiga ini untuk menghindari kalah bersaing dengan novel yang lain yang lebih meledak di pasaran (meski bagi saya sama saja), yaitu Harry Potter. Buku pertama dan keduanya, memang bisa dibilang kalah terkenal dengan buku-buku Harry Potter kala itu. Tapi, itu hanya mungkin, sih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nazieb.com/281/brisingr/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
